Sabtu, November 07, 2009

Walking With Cavemen ( Lucy and Mytries Of Afarensis… )

Untuk pertama kalinya dalam sejarah hidup saya membeli DVD asli. Biasanya, nunggu ada sharing-an di Torent atau Copas dari warnet. Kuliah benar-benar membuat saya untuk menghargai hasil karya cipta manusia. Walaupun berat rasanya. Kuliah membuat saya menolak anggapan ”Bajakan halal untuk pendidikan” oh sungguh ironis. Ya semoga Tuhan memberikan rahmat dan keberkahan dari ini semuanya.
Berawal dari tidak masuk kuliah padahal hari itu ada pemutaran film. Jadi harus rela beli sendiri DVD. Katanya sih cuman 19.000 rupiah doang. Busyet ternyata 39.000 –an. Ok. Kita tonton filmya.

Walking with Cavemen. Seri Pertama CD 1.
Australapithicus afarensis. Kera pertama yang diykaini menjadi cikal bakal nenek moyang manusia. Yang bahkan sang narator tidak yakin bahwa itu adalah nenek moyangnya karena dia menyebutkan ”inilah nenek moyang anda dari 300 ribu generasi yang lalu.” busyet anda. Kita kalik. Ya sudahlah. Kembali ke topik. Jadi sekitar 3,5 juta tahun silam hiduplah seekor kera yang bisa jadi adalah nenek moyang manusia (menurut BBC). Why ? because, kera ini dapat berdiri dan berjalan dengan dua kaki. Wuih ajaib gak se. sebelumnya mah kagak ada kera yang kayak gini. Yang namanya kera dulu itu ya bergelantungan, seperti kebanyakan sekarang. Tapi kenapa kera satu ini bisa berdiri tegap dan berjalan ? Karena dunia yang berubah. Berubah ? berubah gimana ?

Ok. Kita menuju masa sebelum Aferensis. Sekitar 8 juta tahun silam. Afrika. Masa ketika nenek moyang lucy dan species lainnya hidup. Waktu itu bumi afrika masih subur dan dipenuhi dengan hutan belantara yang memungkinkan kera hidup disana. Apa yang terjadi dengan hutan inilah menjadi kunci rahasia kera dapat berjalan dengan dua kaki. Lantas kenapa dengan hutan Afrika ? Kebakaran ? ato pembalakan liar ? tentu bukan. Yang terjadi adalah disebrang sana, bagian bumi bawah laut mengalami pelebaran. Bumi sendiri sedang bergerak dengan kecepatan pertumbuhan kuku. Berubahlah wajah bumi. Yang kemudian terjadi pembentukan bebatuab terbesar didunia bernama Himalaya. Nah, gunung ini berpengaruh besar terhadap cuaca dibumi, yang menyebabkan terjadi badai dan hujan paling dhsyat dibumi adalah karena kemunculan gunung ini. Nah, akibat dari hujan dahsyat itu, kelembapan dibumi jadi menipis. Afrika yang tadinya udaranya basah menjadi kering. Nah lho! Inilah yang menjadikan hutan hujan menyusut. Dan parahnya lagi, akibat bergeraknya bumi tadi, di bagian afrika terjadi patahan yang luas (Lembah Rift). Berubahlah habitat di daerah ini. Mulai dari hewan kecil hingga menyusui harus dan wajib menyesuaikan diri. Nah, karena hutan sudah tidak ada lagi kera ini terpaksalah lebih sering berada ditanah. Nah, dari situlah mereka mulai terbiasa berdiri tegak. Selain itu, mereka harus beradaptasi dengan lingkungan lain, pemburu yang mungkin mengganggu kenyaman mereka. Atau sekedar melindungi diri dari bahaya. Aferensis hidup berkelompok dengan satu pemimpin. Sedang untuk menjadi pemimpin dia harus membantu kelompok tersebut. Namun hidup tidak selalu ramah dan bersahabat. selalu ada persaingan yang harus mengorbankan. Bahkan orang tercinta. 1974 di Afar, Etiopia, para ilmuwan menggali fosil Lucy yang membuka tabir misteri dari kera menuju manusia.

Perjalanan belum brakhir kawan. Generasi berikutnya adalah di 2 juta tahun silam. Inilah saat penting dalam kisah ini, Persimpangan Evolusi Manusia. Pada masa ini ada beberapa kera yang hidup di Afrika. Hal ini sangat dipengaruhi oleh cuaca yang mengatur iklim didaerah tersebut. Tidak hanya kera yang berbagai jenis. Tumbuhan dan hewan lainpun beraneka ragam. Afrika menawarkan banyak alternatif makanan untuk hidup. Makanan ini menjadi kunci beragamnya manusia kera pada saat itu. Dan mungkin salah satunya adalah nenek moyang manusia. Tapi yang manakah ?

Peranthopus Boisei.
Kera jenis ini mirip dengan Gorilla. Mereka juga hidup berkelompok dengan satu pemimpin yaitu pejantan. Pemimpin menetukan siapa yang berhak bergabung dengan kelompoknya, keputusan pemimpin sangat otoriter. Boisei ini juga pandai beradaptasi. Dengan cerdik ia merubah apa yang ada disekitarnya menjadi makanan. Dengan otot pipi yang kuat, rahang yang besar serta 4 geraham yang 4 kali lebih besar dari geraham kita membuat boisei dapat mengunyah tumbuhan yang keras seperti akar bambu. Dimusim kemarau ini, tumbuhan bambulah yang tumbuh subur. Sehingga Boisei sukses bertahan. Dan banyak sekali waktu untuk berkembang biak atau seks. Boisei lebih sering memanfaatkan waktunya untuk berkumpul dengan keluarga/ kelompok untuk berkembangbiak. Makanya pemimpin kelompok ini memiliki lebih dari satu pasangan. Dan lebih suka hidup nyaman dalam sebuah rumah tangga.

Homo Habilis
Musim kemarau menjadi saat paling berat bagi Habilis. Kekuasaan pemimpin tergantung dari bagaimana ia mampu menemukan makanan. Begitu juga dengan pasangan. Sang betina akan setia kepada pasangan jika sang jantan masih mampu memberikan makan yang cukup baginya. Hal ini membuat Habilis mati-matian berjuang unutk mendapatkan makanan dan menjadi pemakan apa saja untuk mempertahankan hidup. Keadaan seperti ini membuat Habilis juga memiliki rasa ingi tahu yang tinggi sehingga mereka mampu mengenali lingkunnya. Hingga menemukan trik baru untuk mempertahankan hidup atau mencari makan. Kebiasaan mereka memakan daging membuat otak mereka lebih besar dibanding Boisei, sehingga Habilis juga mampu mewujudkan terobosan baru dalam mencari makan. Kapak Batu, inilah yang membukan akses Habilis untuk mendapat lebih banyak dan beragam makanan.


Boisei dan Habilis menerapkan dua cara berbeda untuk bertahan hidup. Habilis pemakan segala. Dan Boisei ahlai dalam satu hal. Boisei mungkin Sangay sukses dengan gaya hidup mereka, Namur, keberhasilan itu hanya jira dunia tidak berubah. Sedangkan Afrika saat itu sedang membendtuk dirinya. Cuaca dan lingkungan tidak selalu sama. Hal ini menimbulkan Boisei terperangkan dalam perubahan ini, yang akhirnya punah karena tak siap menghadapinya. Walaupun memang mereka mampu beradaptasi dengan lingkungan, tapi mereka belum cukup dalam menghadapi perubahan.

Berbeda dengan Boisei, Habilis lebih siap menghadapi perubahan. Rasa ingin tahu dan sikap menerima mereka membuat mereka mampu menciptakan terobosan baru. Habilis juga mampu memahami dan mengenal lingkungannya.

Kesimpulan :
  • Untuk maju dan berkembang. Kita tidak bisa diam dan menikmati keadaan. Kita harus terus membuat terobosan-terbosan baru. Persaingan memang selalu ada. Tapi kerja keras dan belajar dari pengalaman akan menjadikan kita lebih matang.
  • Dia yang memimpin adalah dia yang berguna bagi mereka.

Lupa Ga kebawa...

yah...
niatnya mow nge post tugas...
eh malah kagak kebawa...
manah skarang malem minggu lagi...
warnet pan pada penuh...
jakarta emang aneh...
masak warnet aja jarang. mending kampung gwa. walau kecil, warnet bejibun. Yah payah...

Selasa, Agustus 25, 2009

Grha Mahardika Paramadina...

Alhamdulillah...
hehehehehehehe...
neh ari tuh resminya kita disambut sebagai Mahasiswa Paramadina...
BUSYET....
yang namanye anak betawi oi...
keren.keren om...
pek minder n mati gaya gwa [jah gwa] ngadepin anak.anaknya...


gtu ja deh...
tar ditambah critanya...
ngiirit ongkos...

Kamis, Juli 30, 2009

LCD Photo Frame 7-inchi Advance + Remote [Alnect Komputer]

http://www.alnect.net/products.php?/10/67/135/709/Gadget/Digital_Photo_Frame/Advance/LCD_Photo_Frame_7-inchi_Advance_+_Remote


Adakalanya satu lembar foto menjadi saksi kenangan yang indah. Tapi, foto kita kan tidak cuman satu lembar. Dan biasanya banyak foto kita yang membuat repot karena harus disimpan dalam sebuah album yang berbentuk buku. Itu kalau hanya foto diri sendiri, bagai mana kalau foto keluarga, teman-teman ? akan sangat merepotkan kalau harus disimpan dalam buku album. Butuh beberapa buku atau malahn almari tersendiri untuk mengabadikan kenangan indah. Belum lagi masalah ketahanan kertas dan cetakan foto. Selain bentuk album, orang biasanya memajang foto menggunakan frame foto. Ini biasanya foto-foto diri atau keluarga yang terpampang di meja kantor atau ruang keluarga. Tapi, sekali lagi akan sangat merepotkan jika foto yang ingin dipamerkan menggunakan bingkai atau frame tergolong banyak, akan membutuhkan bingkai dan frame yang juga lebih dari satu.



Inovasi terbaru media penyimpan kenangan indah anda yakni LCD Photo Frame atau dikenal dengan istilah album portable digital photo gallery. Dengan LCD Photo Frame ini anda tidak perlu merogoh kocek dalam dan repot lagi menyimpan foto-foto anda. Layaknya sebuah bingkai foto yang ditempatkan di meja kantor, anda dapat menganti sesuka hati foto yang anda kendaki cukup menggunakan remote kontrol tanpa kabel.

Tidak hanya itu, LCD Photo Frame 7-inchi keluaran Advance Digital ini juga dilengkapi dengan kartu memori dan USB flash disk yang memudahkan anda untuk menyimpan photo begitu banyak. Keunikan lain dari LCD Photo Frame ini adalah dapat berfungsi sebagai pemutar video portabel dan pemutar MP3, serta fitur AV Output sehingga bisa ditampilkan melalui media TV/RCA.

Dapatkan produk ini dengan harga termurah hanya di Alnect Komputer.



Alnect computer Blog Contest

Jumat, Juli 17, 2009

belajar lebih baik...



Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan : "Kami telah beriman", sedang mereka tidak diuji lagi?
[Al-Ankabut(29):2]


09.07.2009
"ndik, ndi seng kenek cam e...?!"

10.07.2009
"mas... no hp ne samean piro...? hp ku rusak dadi phonebook e ilang kabeh... aku ate jaluk totlong..."

17.06.2009
dia yang lain...
tiba-tiba saja datang...
seperti sudah lama diramalkan...

dia...
d i a . . .
hah...?!

“Hai orang-orang yang beriman, bertobatlah kepada Allah dengan taubat yang semurni-murninya, mudah-mudahan Tuhan kamu akan menghapus kesalahan-kesalahanmu dan memasukkan kamu ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, pada hari ketika Allah tidak menghinakan Nabi dan orang-orang yang beriman bersama dengan dia; sedang cahaya mereka memancar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, sambil mereka mengatakan: “Ya Tuhan kami, sempurnakanlah bagi kami cahaya kami dan ampunilah kami; sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.” [At Tahrim(66):8]

siapa lagi yang akan datang...?!



"
Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdo'a): "Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri ma'aflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir."[Al-Baqarah (2):286]


Selasa, Juni 09, 2009

Interview PF 2009

Alhamdulillahirobbil'alamin...

udah masuk tahap kedua aja rasanya puih...
seneng banget...
duh... susah ngungkapinnya...
bukan karena nggak ada kata yang cocok...
tapi, karena gwa kagak pandai aja merangkai kata-kata...

serius dah...
seneng banget...
tatap muka langsung sama Dosen PARAMADINA...
uh...
dosennya yang udah kayak bokap nyokap sendiri...
nggak ada jaim sama kita...
duh...
masih kiinget kamaren banget neh...
norak yak...?!
biarin...

apalagi temen-temen...
seru-seru abis...
walaupun kita diketemuin dalam suasana persaingan ketat, tapi tetep bersahabat banget. Wuih, serasa nemu pualam. ah... jadi kangen kemaren neh...


Rifky...
thank's sangat da kasih info n mow berbagi info sama gwa. Lu uda bikin gwa yakin akan Kebesaran Tuhan. Lu bikin gwa bersemangat. You are a sincere friend... Thanks Sob...

Mbak Nita...
Deadline girim berkas, kesorean lagi... huft... Tapi Alhamdulillah ade Mbak Nita yang baik ati minjemin motor. Thank's Mbak Nit, atas segala do'a, dukungan, dan bantuannya. Maap juga ye... ngerepotin muluk... :D See you in Jakarta. Insaallah... Amiin...

Mbak Risa...
Ah... Mbak thank's optimistisnya... Thank's semangatnya... Thank's do'anya... terima kasih semuanya dah... Mbak...?! Hag's...

Elly, Denny, Elak...
Eh kemaren kalian dapet salam dari Bu. Hena... Kalok menurut tema-teman kamu, kamu ini seperti apa...?! Weik's... Seperti apa...?! Ya seperti itulah Jeng... Jeng arisan... hag's... ah... semoga kekompakan ini dunia akhirat... Amiin... Luph u full girl's...

Mr. Sukur Basuki...
Terima kasih atas inspirasinya... Meski tidak seberuntung Bapak. Tapi, seru juga tidur di masjid. Trus jam 22.00 wib musti digusur... hiyah ngglandang deh Pak... Tapi lagi-lagi Alhamdullilah... masih ada Tuhan...

Ibu Lutfijah Hamid...
Duh... Ibu keren banget rekomendasinya. Mantap. Jadi malu ndiri neh Bu, beasiswa buat adek-adek Remush belum kerealisasi, ternyata hidup itu nggak segampang yang ada dipikiran saya dulu. Ah... Insyaallah kedepan akan lebih mudah. Amiin...

Mr. Agus Triyono...
Mz. Yo2n... Opo dek... huft... bigfullthanks... hiyah... pokoknya terima kasih dah... terima kasih masih percaya sama ana... Rekomendasinya ajiiib...


Fian, Rudy, M4il, Mz. Kutrik... thanks da kasih ijin cuti, Mr. Onnys... Maksih kesempatan keduanya...

Temen-temen SMK gwa... SMP Kunir... MI DAFA yang selalu jadi motivator... thanks semuanya...

Mak sama Bapak gwa... Insyaallah, ana akan jadi anak yang membanggakan. Kalianlah yang menjadi kekuatan ana sejauh ini. Fita... kmu juga musti buktiin yah... kalok kamu BISA...!!! Luph u sangad...

Thanks Rabb... sudah memberikan kesempatan gwa hidup... menikmati dunia...

Ya Allah, tunjukkanlah aku kepada amal kebajikan dan penuhilah hajat serta cita-citaku. Wahai Yang Mengetahui keperluan, tanpa pengungkapan permohonan. Wahai Yang Maha Mengetahui segala yang ada didalam hati seluruh isi alam. Sholawat atas Muhammad dan keluarganya yang suci. Amiin...

Kamis, Mei 28, 2009

Dewi Lestari said...

Setelah 2 hari gwa comment diblognnya Penulis Novel Recto Verso yang berjudul "Ketuhanan Yang Ma[s]a Esa[?]"

comment gwa dibales brow...
gilak serasa kejatuhan duren berlian...
nggak tau yak... padahal lewat maya doank... tapi seneng aja se... seorang Dewi Lestari gtu lho... ngobrol sama gwa... Dondik... sapa yang kenal... terlalu GR kalik yah... hehehe biarin...

neh comment gwa...
DONdikr said...


Sederhana aja se mbak?
Mbak mow kenal Tuhan kan?

Gampang
Cari aja di WEDA
Liat diInjil
Temukan di Al-Qur'an

Insyaallah
ketemu

Amiin
25 May, 2009


Dewi Lestari said...

To DONdikr:
Barangkali saja ada di dalam buku, sebagaimana yang Anda tuliskan. Yang jelas, saya tidak menemukan-Nya dalam buku atau kitab manapun. Pertemuan kami terjadi di:















… lebih sederhana lagi, bukan?
27 May, 2009

"Ya Allah SWT berikahlah Rahmat dan Hidayahmu kepada mereka yang mencari kebenaran sejati, dan jadikanlah hamba manusia yang beriman dan bertaqwa hanya kepada-Mu." Amiin...